Home » Blog  »  Mengenal Atap uPVC

Saat ini, atap uPVC semakin populer untuk diaplikasikan pada bangunan, baik skala rumahan seperti kanopi maupun skala besar seperti atap pabrik, gudang, warehouse, dan lain-lain. Sebelum membahas tentang atap uPVC, kita bahas atap secara umum terlebih dahulu. Atap merupakan salah satu bagian dari hunian yang penting untuk dicermati keberadaannya. Karena fungsi utamanya melindungi rumah dari panas dan hujan, tak jarang bagian atap ini sering cepat rusak atau tidak awet. Dari sinilah kemudian muncul teknologi yang menghadirkan inovasi untuk atap yang tahan lama dan berkualitas. Salah satu jenis atap terbaik yang kini bisa Anda jadikan pilihan tersebut adalah atap uPVC. Lalu, apa itu atap uPVC dan apa bedanya dengan atap PVC? Berikut penjelasannya.

Atap uPVC

Atap uPVC yaitu atap yang terbuat dari bahan uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride). Perlu diketahui bahwa uPVC ini merupakan bahan yang sering dan cocok digunakan sebagai materi produk atap di negara tropis seperti Indonesia. Bahan uPVC ini memang dikenal sangat kokoh dan tahan lama menghadapi korosi akibat hujan dan panas matahari menyengat seperti di Indonesia. Selain itu, atap uPVC ini dikenal sangat versatil serta bisa diproduksi dalam berbagai macam warna.

Karakter Atap uPVC

Untuk memahami dengan baik apa itu atap uPVC, kita perlu mengetahui beberapa karakter dari atap ini. Berikut karakteristiknya:

Pertama, atap ini bisa menolak panas hingga 71%. Atap ini juga kedap suara sehingga mampu mengurangi transmisi kebisingan karena hujan deras hingga 20 desibel dibandingkan dengan atap logam. Atap ini bersifat fleksibel pada ukuran panjang tertentu dan diaplikasikan untuk atap berbentuk kurva, walau dibangun dengan kekuatan tinggi dan tampak rigid. Menariknya, fleksibilitas atap ini bisa muncul tanpa harus menggulung terlebih dahulu seperti atap logam pada umumnya. Atap ini juga dikenal tidak mudah terbakar (fire retardant) sehingga mudah dipadamkan ketika muncul api. Dengan demikian, ketika muncul api, api tidak cepat menyebar seperti pada kebanyakan jenis atap lain dengan material insulasi yang mudah terbakar. Terakhir, karakteristik atap uPVC adalah tahan korosi, karena mempunyai ketahanan 90% lebih baik terhadap asam, basa, dan garam dibanding produk atap metal. Dari sinilah kemudian banyak pabrik, perumahan, dan area publik yang menggunakan jenis atap ini.

Keuntungan Menggunakan Atap uPVC

Bila Anda menggunakan atap uPVC ini, akan ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan, antara lain:

  1. Tahan lama, kuat, dan awet — Atap uPVC ini memang akan membuat Anda tidak harus mengeluarkan uang atau biaya banyak. Karena atap uPVC ini bisa bertahan lebih dari 10 tahun, bahkan untuk penggunaan di lokasi dengan cuaca ekstrem.
  2. Rendah perawatan — Minimnya biaya yang Anda dapatkan dari penggunaan atap uPVC ini juga bisa diperoleh dari rendahnya biaya perawatan. Ini karena atap uPVC ini tidak pernah membusuk, berkarat, terkelupas, atau pudar.
  3. Mudah dibersihkan — Keuntungan berikutnya dari penggunaan atap uPVC adalah mudah dibersihkan. Bila Anda ingin rumah selalu terlihat bersih, dengan atap uPVC Anda tak perlu repot-repot untuk sering membersihkannya karena jenis atap ini mempunyai performa self-cleaning yang sempurna.
  4. Tidak mudah bocor — Dengan menggunakan atap uPVC ini, rumah Anda juga akan terhindar dari kebocoran. Ini karena atap ini mempunyai sifat yang solid dan tahan air sehingga membuatnya tidak akan menyerap air.
  5. Aman — Selain aman dari merambatnya api, atap uPVC ini juga aman pada strukturnya sehingga sulit untuk dicuri.
  6. Insulasi yang hebat — Dengan menggunakan atap uPVC ini, Anda juga bisa mendapatkan kenyamanan dalam rumah. Ini karena atap uPVC merupakan insulasi yang hebat dibanding material atap lain sehingga mampu meredam panas dan suara bising. Bahkan, atap uPVC ini mampu memantulkan sinar ultraviolet sehingga kesejukan ruangan dapat terus terjaga.
  7. Murah — Terakhir, keuntungan menggunakan atap uPVC adalah harganya yang murah. Dibandingkan material kayu dan aluminium, harga atap uPVC ini terbilang lebih murah.

Bedanya Atap PVC dan Atap uPVC

Lalu, apa perbedaan atap PVC (polyvinyl chloride) dan atap uPVC? Berikut beberapa perbedaannya:

Bila atap PVC diproses melalui plasticized, maka atap uPVC tidak melalui proses tersebut atau unplasticized. Perlu dipahami bahwa proses plasticized akan membuat sebuah komponen jadi lebih lentur karena bahan aditif plastiknya lebih besar. Dari sini bisa didapati bahwa atap PVC lebih lentur dibanding atap uPVC. Karena mengandung sedikit unsur plastik, maka atap uPVC akan memiliki ketahanan lebih baik pada api serta listrik dibanding atap PVC. Terdapatnya unsur chlorine (garam) pada atap uPVC juga membuatnya tidak akan mudah terbakar, bahkan api bisa padam dengan sendirinya.

Leave a Reply

Share with